Program Magister

(1). Kebijakan

  1. STTIAA menerima calon mahasiswa dari berbagai suku dan daerah di seluruh Indonesia.
  2. STTIAA tidak membedakan suku dan ras.
  3. STTIAA bersifat interdenominasi.
  4. STTIAA menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang gereja.
  5. STTIAA menerima mahasiswa yang cacat fisik, dengan catatan sepanjang STTIAA mampu menyediakan fasilitas kebutuhannya.
  6. STTIAA tidak menyediakan beasiswa tidak mampu kepada calon mahasiswa tetapi memberikan keringanan jika calon mahasiswa memerlukan, dengan mengajukan permohonan tertulis.
  7. STTIAA menerima mahasiswa transfer.
  8. Pendaftaran dan wawancara bisa dilakukan setiap saat.

(2). Kriteria PMB

  1. Lahir Baru dan sudah dibaptis dewasa/Sidi
  2. Lulus S1/S2/S3 Umum atau S1 Teologi.
  3. Pengalaman Pelayanan di Gereja Lokal minimal 2 tahun
  4. Rekomendasi dari tempat pekerjaan.

(3). Prosedur PMB

  1. Calon mahasiswa mengisi Formulir Pendaftaran secara lengkap, yang terdiri atas: Data Pribadi melalui Link PMB pada nomor (2) dan Pernyataan untuk Menaati Peraturan di atas Materai.
  2. Formulir Pendaftaran diisi melalui Google Forms PMB STTIAA: https://bit.ly/sttiaa_pmb2021 dan kelengkapan persyaratan dikirim ke e-mail Admisi STTIAA: admisi@sttiaa.ac.id meliputi: Foto atau Scan KTP, Kartu Keluarga, Ijazah S1-S2-S3 dan Transkrip Nilai, Pas Foto 3×4, Surat Baptis Dewasa/SIDI. Surat Keterangan dari lembaga/institusi pelayanan/tempat pekerjaan Saudara tentang rencana Kuliah S2 di STTIAA.
  3. Formulir dan persyaratan lain akan diperiksa oleh Bagian Admisi, dan jika lengkap maka akan dipanggil/dihubungi untuk wawancara tatap muka langsung atau online aplikasi Daring (Microsoft Teams – aplikasi osfficial STTIAA).
  4. Setelah wawancara dilakukan, maka STTIAA akan mengeluarkan Surat diterima atau tidak diterima dan mengirimkan ke alamat calon mahasiswa.
  5. Calon mahasiswa yang sudah dinyatakan DITERIMA wajib membayar: Uang Pendaftaran, Uang Pengembangan Pendidikan dan Uang Sks untuk setiap mata kuliah yang akan ditempuh.
  6. Setelah melakukan pendaftaran, mahasiswa akan mendapatkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan menerima Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
  7. Selama masa Pandemi Covid-19, STTIAA menyelenggarakan perkuliahan Online Pasca Sarjana dengan menggunakan Microsoft Teams atau aplikasi lain sesuai petunjuk kampus.
  8. Mahasiswa melakukan bimbingan akademik untuk menentukan Mata Kuliah yang akan diambil dan besarnya tanggung jawab keuangan.
  9. Mahasiswa siap memulai perkuliahan sesuai jadwal Mata Kuliah semester berjalan.