“TRUTH CLAIM” PETRUS, STEFANUS DAN PAULUS DALAM KISAH PARA RASUL
DOI:
https://doi.org/10.71361/gjtm.v10i1.26Abstrak
Kebenaran itu absolut dan tidak dapat digantikan oleh apapun. Ketika kekristenan membicarakan tentang Yesus Kristus dan semua kebenaran Alkitab, itu memberi petunjuk bahwa tidak ada kebenaran lain di luar Kristus.Referensi
__________ (2006). Alkitab. Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Jakarta.
Balliet, Emil. (1982). Seri Iman Kristen: Kisah Para Rasul. Malang: Gandum Mas.
Berkhof, Louis. (1997). Teologi Sistematika: Doktrin Akhir Jaman. Surabaya: LRII.
Berkhof, H (2011). Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Brink, Ds, H, v.d. (1989). Tafsir Alkitab: Kisah Para Rasul. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Davis, John J. (2014). Eksposisi Kitab Kejadian (suatu telaah). Malang: Gandum Mas.
Holmes, Arthur. (2000). Segala Kebenaran adalah Kebenaran Allah. Surabaya: Momentum.
Guthrie, Donald. (1996). Teologi Perjanjian Baru, Jilid 1: Allah, Manusia, Kristus. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Park, Yune, Sun. (2001). Tafsiran Alkitab Kisah Para Rasul. Malang: Dept. Literatur YPPII.
Piper, John. (2005). Penderitaan Yesus Kristus: Lima Puluh Alasan Mengapa Dia Datang untuk Mati. Surabaya: Momentum.
Stott, John, R.W. (Tt). Kedaulatan dan Karya Kristus. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.
Sutanto, Hasan (2014). Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Perjanjian Baru (PBIK) Jilid 1. Jakarta: LAI
Sutanto, Hasan (2014). Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Perjanjian Baru (PBIK) Jilid 2. Jakarta: LAI




