HISTORIOGRAFI TAWARIKH: TINJAUAN PERBAIKAN REDAKSI TEKS KITAB TAWARIKH MELALUI PEMAKAIAN FITUR SASTRA “PENAMBAHAN (ADDITION)” DARI ISAAC KALIMI

Authors

DOI:

https://doi.org/10.71361/gjtm.v14i1.126

Abstract

Keunikan yang dimiliki kitab Tawarikh sebagai bagian dari kitab-kitab sejarah adalah kitab ini memiliki catatan bernuansa sejarah yang harus dipahami dalam terang teologi. Salah satu sarjana yang mengkaji kitab Tawarikh, dalam kaitannya dengan kontribusi sastra dan sejarahnya, adalah Isaac Kalimi. Perbaikan redaksi dalam konten sastra dan historiografi antara kitab Samuel, Raja-raja serta Tawarikh adalah penyelidikan yang dianalisis secara komprehensif olehnya. Karena itu, artikel ini bertujuan menyajikan tinjauan singkat bagaimana perbedaan catatan sejarah yang dicatat penulis Tawarikh terhadap kejadian atau peristiwa yang sama yang diceritakan teks sumbernya (Samuel, Raja-raja). Fitur sastra yang digunakan adalah fitur penambahan yang dilakukan penulis Tawarikh kepada teks paralel atau sumbernya, sebagaimana yang diusulkan oleh Isaac Kalimi. Kajian terhadap beberapa literatur menunjukkan bahwa perbedaan dalam penulisan sejarah bangsa Israel menunjukkan keunikan historiografi Tawarikh. Dapat disimpulkan bahwa kreativitas dan gaya penulisan turut berkontribusi dalam ideologi penulis kitab. Penulis Tawarikh mengingatkan kembali tentang bagaimana penyertaan Allah terhadap bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah dengan menampilkan peran Allah terhadap generasi Israel terdahulu. Penulis Tawarikh juga mengingatkan kembali agar bangsa Israel tetap mengenal Allah sebagai Allah yang adil dan berdaulat atas kehidupan umat pilihan-Nya, Israel. Inilah yang menjadi pesan teologis penulis Tawarikh yang disampaikan kepada bangsa Israel yang hidup di jaman pemulihan setelah pembuangan. Oleh karena itu, kitab Tawarikh jangan sekadar dipahami sebagai kitab yang memiliki nuansa sejarah saja, melainkan juga memiliki nuansa teologis.

References

Delamarter, Steve. “The Death of Josiah in Scripture and Tradition: Wrestling with the Problem of Evil?” Vetus Testamentum 54 Fasc. 1 (2004).

Frost, Stanley Brice. “The Death of Josiah: A Conspiracy of Silence.” Journal of Biblical Literature 87 no 4 (1968).

Graham, Matt Patrick. The Utilization of 1 and 2 Chronicles In The Reconstruction of Israelite History In The Nineteenth Century. SBL Dissertation Series 116. Atlanta: Scholars Press, 1990.

Hill, Andrew, and John H. Walton. A Survey of The Old Testament. 3rd ed. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 2009.

Japhet, Sara. The Ideology of the Book of Chronicles and Its Place in Biblical Thought. Winona Lake: Eisenbrauns, 2009.

Kalimi, Isaac. The Reshaping of Ancient Israelite History in Chronicles. Winona Lake: Eisenbrauns, 2005.

Longman III, Tremper, and Raymond B. Dillard. An Introduction to The Old Testament. 2nd ed. Grand Rapids: Zondervan, 2006.

Peltonen, Kai. “History Debated: The Historical Reliability of Chronicles in PreCritical and Critical Research.” Publications of the Finnish Exegetical Society, Helsinki: Finnish Exegetical Society, 64 (1996).

Talshir, Zipora. “The Three Deaths of Josiah and the Strata of Biblical Historiography (2 Kings XXIII 29- 30; 2 Chronicles XXXV 20-5; 1 Esdras I 23-31).” Vetus Testamentum 46 Fasc. 2 (1996).

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

HM Lengkong, R. (2024). HISTORIOGRAFI TAWARIKH: TINJAUAN PERBAIKAN REDAKSI TEKS KITAB TAWARIKH MELALUI PEMAKAIAN FITUR SASTRA “PENAMBAHAN (ADDITION)” DARI ISAAC KALIMI. GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI, 14(1), 1–7. https://doi.org/10.71361/gjtm.v14i1.126

Issue

Section

Articles